Senin, 02 September 2013

Aku, Irzam, dan Perahu Kertas


Tiap kali dengerin lagu Perahu Kertas-nya Maudy Ayunda, pasti aku bakalan senyum-senyum sendiri sambil mikirin irzam dan betapa lagu itu menggambarkan perasaanku sekarang. ^^

"Perahu kertasku kan melaju.
Membawa surat cinta bagimu.
Kata-kata yang sedikit gila.
Tapi ini adanya."
(Lirik di atas mengingatkanku waktu aku ngirim kata-kata lewat power point pas ulang tahunnya Irzam. Kata-kata penuh rayuan dan kealayan. Tapi memang seperti itu adanya persaanku yang kutuliskan di slide-slide itu. Hehehe ^^)

"Perahu kertas mengingatkanku.
Betapa ajaib hidup ini.
Mencari-cari tambatan hati.
Kau sahabatku sendiri."
(Ajaib memang hidup ini. Selama ini aku nggak pernah nyangka kalo aku bakalan kenal apalagi sampe pacaran sama Irzam. Aku dan Irzam emang nggak sahabatan seperti lirik di atas. Tapi kita satu angkatan di SMA. Kita di SMA juga nggak kenal, soalnya kita beda jurusan. Tapi karna memang hidup ini ajaib. Nggak sengaja kita ketemu di rumah temen, smsan, ketemuan, trus akhirnya jadian.  :D)

"Kubahagia.
Kau telah terlahir di dunia.
Dan Kau ada.
Di antara milyaran manusia.
Dan ku bisa.
Dengan radarku menemukanmu."
(Aku merasa beruntung sekali ketemu dia. Di antara sekian banyak orang, khususnya laki-laki, aku merasa nyaman sama dia. Dia orang yang baik walaupun sering nyebelin, cukup sabar kalo ngadepin aku, dan lain sebagainya. ^^)

"Tiada lagi yang mampu berdiri halangi rasaku, cintaku, padamu."
(Kalo masalah halangan, aku belum bisa komen. Hehe. Aku nggak tau bakalan ada apa di masa depan antara aku sama Irzam. Tapi yang pasti, sekarang ini aku sayang sama dia. :) )

Cukup sekian ulasan tentang lagu Perahu Kertasnya. Kekekeke ^^v

Tidak ada komentar:

Posting Komentar